Hati-Hati! Ransomware Memiliki Banyak Cara Untuk Menyusup

Salah satu kejahatan cyber yang tengah marak terjadi saat ini adalah ransomware. Ransomware adalah kejahatan yang dilakukan oleh para penjahat cyber dengan menyebar malware yang dapat mengunci data-data penting milik korban dan kemudian meminta tebusan dari para korban untuk dapat membuka kembali data-data tersebut.

Yang menjadi sulit dari ransomware ini adalah terdapat banyak cara untuk dapat menginfeksi para korbannya. Salah satu cara yang tersedia situs poker adalah dengan melalui situs yang memiliki tingkat keamanan yang rendah. Jurus tersebut membuat penjahat dapat menyusupkan malware jahal dalam hal ini ransomware kedalam situs tanpa diketahui oleh pemiliknya.

Cara kerja dari ransomware adalah dengan mendeteksi sistem operasi dan software yuang terpasang pada sebuah komputer yang mengakses situs tertentu. Dari sana, sang pelaku akan mendapati celah-celah keamanan yang dapat dimanfaatkan untuk memasukan ransomware ini.

“Jadi nanti jika ada yang mengakses situs tersebut, dia akan cari celah yang terdapat pada laptop pengguna salah satunya adalah Adobe Flash dan Java. Dari aplikasi tersebut ransomware akan disisipkan ke komputer. Cara tersebut tergolong rumit dan lebih banyak yang memilih menggunakan e-mail,” kata Alfons Tanujaya yang merupakan Direktur Vaksincom.

Selain melalui situs, mayoritas dari ransomware disebarkan melalui email yang mana penjahat tersebut memasukan trojan pada file attachment email tersebut. Trojan tersebut akan mencari celah begitu masuk ke komputer sasaran yang dimana celah tersebut akan dimanfaatkan untuk menyusupkan ransomware.

Salah satu file yang sering digunakan adalah file excel berikut dengan fitur macro pada Microsoft Office. Pemanfaatkan fitur macro bandar poker ini disinyalir paling berbahaya karena sulit terdeteksi oleh server email. Pada sistem email, biasanya akan melakukan filter secara otomatis jika terdapat file .exe ataupun javascript yang disisipkan pada attachment email akan tetapi hal ini tidak berlaku untuk file excel.

Salah satu yang dibagikan oleh Alfons untuk mengatasi hal tersebut adalah mematikan fitur macro pada Excel. Kabar gembiranya adalah ransomware tidaklah sama dengan virus yang dapat menyebar melalui koneksi jaringan lokal atau Local Area Network, setidaknya hingga saat ini akan tetapi hal tersebut tidak tertutup kemungkinan jika pada masa yang akan datang, ransomware tersebut akan dapat menyebar ke komputer lain yang terhubung dalam koneksi jaringan lokal atau LAN.

Untuk uang tebusan yang biasanya diminta oleh penjahat agar membuka enkripsi file tersebut, Vaksincom menyarankan Teman Poker99 agar korban untuk tidak membayar tebusan yang diminta karena dengan membayar uang tersebut, para penjahat tersebut akan cenderung untuk meningkatkan serangan ransomwarenya tersebut ke korban lainnya bahkan tidak tertutup kemungkinan jika terdapat barter data korban ransomware antar para penjahat tersebut.